Sabtu, 14 Februari 2015



                             KISAH PERJALANAN NABI ISA A.S.

Nabi Isa a.s. adalah putra Siti Maryam, beliau dilahirkan tanpa ayah. Dengan kekuasaan Allah S.W.T. beliau dilahirkan dengan perantaraan ibunya saja,beliau dilahirkan tidak seperti manusia biasa yang mempunyai ayah ibu.
            Pada tahun 622 bsebelum tahun Hijriyah, lahirlah Nabi Isa a.s. Maka pada tahun kelahirannya disebut dengan tahun Masehi, ibu beliau bernama Siti Maryam. Maryan adalah anaknya Imran, yang dalam sejarah telah dijelaskan dalam riwayat Nabi Zakaria a.s. Pada waktu kecil Maryam di asuh oleh Nabi Zakaria a.s. Adapun Maryam adalah anak perempuan yang salehah, dan pada waktu itu datanglah malaikat Jibril menemui Maryam dan member kabar kepadanya bahwa ia akan memperoleh seorang anak laki-laki.  
            Firman Allah S.W.T. (QS.Al- Anbiya’)
            Pada waktu itu, malaikat Jibril menjelma menjadi pemuda ganteng, Maryam sangat takut dan gemetaran karena sendirian, ia menyangka pemuda itu akan berbuat jahat, peristiwa ini dinyatakan dalam Al-Quran, artinya: “Dan diceritakanlah(kisah) Maryam dalam Al-Quran,Yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah Timur. Maka ia akan mengadakan Tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu kami mengutus roh Kami Kepadanya, maka ia menjelma dihadapanya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika seorang yang berdakwa.” Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah  seorang utusan Tuhanmu yang memberikanmu seorang anak laki-laki yang suci.” Maryam berkata : “Bagaimana akan bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina.” Jibril berkata : “ Demikianlah, Tuhanmu berfirman : Hal ini mudah bagi-ku; dan agar dapat kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari kami; dan hal ini suatu urusan yang sudah ditetapkan.” (QS.Maryam: 16-21)
           
*      Kehamilan Maryam, Tuduhan terhadap Maryam dan pembelaan Nabi Isa a.s. Kepada Ibunya.
Mendengar kabar Maryam hamil tanpa suami, masyarakat menjadi gempar mengenai berita tersebut. Tuduhan yang Bukan-bukan dari masyarakat setiap hari dialamatkan kepadanya, pembelaan atas perkara yang baru terjadi selamat hidupnya, dengan dijelaskan dalam Al-Quran, artinya: “Maka Maryam mengandung, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. Maka rasa sakit akan melahirkan anak menjadi memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma. Dia berkata : “Aduhai,Kiranaya aku mati sebelum ini, dan aku akan mejadi sesuatu yang tidak berarti,lagi dilupakan.”
            Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah:”Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pohan kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak untukmu. Maka Makan, minum dan bersenang hatilah. Jika kamu melihat seorang manusia,maka katakanlah: “Sesungguhnya aku teah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah,maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini.”   
            Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya, keumnya berkata:” Hai Maryam,Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat keji. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah orang pezina.” Maka Maryam menunjukkan pada anaknya. Mereka berkata:” Bagaimana kamu akan berbicara denga anak kecil yang masih dalam ayunan.”
            Isa Berkata : “Sesungguhnya aku hamba Allah. Dia memberikanku Al-Kitab(Injil) dan dia menjadikan aku seorang an dia memerintahkan Nabi. Dan dia menjadikanku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup. Dan berbakti kepada ibuku. Dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepadaku, Pada hari aku dilahirkan,Pada hari akau meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.”
            Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak,Maha Suci Dia. Apabila Dia menetapkan sesuatu,maka Dia hanya berkata kepadanya : “ Jadilah.” Maka jadilah ia.”
            Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.” (QS.Maryam: 22-36)
            Akan tetapi orang-orang yang menyaksikan kejadian itu tidak percaya dengan pendengarannya sendiri, hingga mereka ada yang menyangka kalau anak ajaib itu anak Tuhan, sedangkan istrinya adalah Maryam.
            Orang-orang yang menyangka semacam itu, dijawab dengan firman-Nya, artinya:”Katakanlah:
“Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah tempat meminta. Tiada beranak dan tiada diperanakkan. Dan Tiada sesuatu yang setara dengan-Nya.”(QS.Al-Ikhlas:1-4).
Adapun tempat kelahiran Nabi Isa disebut: Baitul Lahmin, oleh orang-orang Kristen dikatakan: Bettelehem.
*      Maryam Pulang Kampung Ke Negeri Mesir
Saat itu,Negeri Mesir dipimpin oleh seorang raja yang zalim, bernama Hirudus, dia mengeluarkan undang- undang yang isinya :”Barang siapa ada anak atau bayi yang lahir laki-laki di Baitul Lahim harus dibunuh.” Mendengar undang-undang tersebut, Maryam membawa anaknya ke tempat yang tinggi yang banyak padang rumput dan terdapat air yang bersih. Di tempat itulah Maryam dan Nabi Isa a.s. bertempat tinggal 12 tahun lamanya.
Firman Allah S.W.T. (QS. Al-Mukminun:50)
Setalah raja yang zalaim mati, Maryam dan anaknya pulang dan berkumpuldengan keluarganaya, di situ pula beliau di angkat menjadi Rasul/Nabi untuk memimpin kaum Bani Israil yang menyimpang dari ajaran.
*      Mukjizat Nabi Isa a.s.
Setiap Rasul/Nabi diberi keistimewaan yang melebihi dari manusia biasa yang disebut Mikjizat. Hal ini untuk kekuatan dalam berdakwah menyampaikan agama Allah, karena dalam dakwahnya selalu menghadapi rintangan. Adapun Mikjizat Nabi Isa a.s. ,antara lain:
1.      Bisa membuat burung dari tanah,
2.      Diturunkan makanan dari langit atas permintaan kaumnya,
3.      Diwaktu masih bayi dapat berbicara dengan lancar,
4.      Beliau dapat menyembuhkan : Orang-orang buta, Penyakit lepra, Bahkan menghidupkan orang mati dengan izin-Nya.
Firman Allah S.W.T. Artinya: “Dan Allah akan mengajarkan kepada Al-Kitab,Hikmah,Taurat dan Injil. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu membawa Suatu mukjizat dari tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung, kemudian aku meniupnya,maka menjadi seekor burung dengan izin Allah; dan aku menyembuhkan orang buta yang sejak lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak, dan aku mau menghidupkan orang yang mati dengan seizing Allah, dan aku kabarkankepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu, sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) jika kamu sungguh beriman.” (QS.Ali Imran:48-49).
*      Nabi Isa Mau Dibunuh
Setiap orang yang ingin menyebarkan agama Allah dan mengajak kebaikan selalu benyak rintangan, terutama musuh kita adalah setan. Orang-orang menghancurkan agama Allah dan orang yang mempunyai jiwa yang munafiq, artinya berpihak kepada kedua belah pihak, yaitu kepada orang yang beriman dan kepada orang kafir. Hal ini sudah berjalan bagi orang yang menghalangi dakwah rasul.
Firman Allah S.W.T. ( QS.Ali Imran:55).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar